banner 728x250

Jajaran Polres Ciamis Ikuti Vicom Latihan Pra Operasi Zebra Lodaya 2022 Tingkat Polda Jabar

Kab.Ciamis mediakeadilanrakyat.com – Polres Ciamis Polda Jabar mengikuti video conference (Vicon) Latihan Pra Operasi Zebra Lodaya 2022 tingkat Polda Jabar. Vicon tersebut dilaksanakan oleh jajaran Polres Ciamis dari Ruang Command Center Polres Ciamis, Mapolres Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (28/9/2022).

Lat Pra Ops Zebra Lodaya 2022 melalui vicon ini, Polres Ciamis dipimpin oleh Kabag Ops Polres Ciamis Kompol Nia Kurnia, Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Asep Iman Hermawan, SH., Kanit Regident Iptu M. Hardian A, STK., SIK., MH., KBO Intelkam Polres Ciamis, Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena, dan Kasi Dokkes Polres Ciamis Bripka Firman Sahrul Asih. Selain itu juga tentunya para Kanit jajaran Sat Lantas Polres Ciamis.

Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Asep Iman Hermawan, SH., mengatakan, vicon ini bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2022. Selain itu juga bagian dari menyamakan persepsi dengan seluruh jajaran Polda Jabar dalam pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2022.

“Operasi Zebra Lodaya 2022 ini mengangkat tema ‘Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas Yang PRESISI’. Operasi ini digelar selama 14 hari dari tanggal 3 Oktober – 16 Oktober 2022,” kata AKP Asep Iman Hermawan.
Kasat Lantas Polres Ciamis menuturkan, selama Operasi Zebra Lodaya 2022 akan lebih ditekankan pada upaya preventif dan preemtif. “Pelakasanaan operasi Zebra Lodaya 2022 tidak berorientasi pada penegakan hukum dengan tilang namun berupa tindakan kepolisian preemtif dan preventif yang humanis,” katanya.

AKP Asep Iman Hermawan menambahkan, Operasi Zebra Lodaya 2022 ini juga akan dilaksanakan penyuluhan protokol kesehatan dan keselamatan lalu lintas. “Selama operasi kami juga melakukan penyuluhan tentang prokes dan keselamatan lalu lintas. Itu semua guna memutus rantai penyebaran virus corona dan terciptanya Kamseltibcar Lantas yang mantap di wilayah hukum Polda Jabar,” tandasnya.

Adapun prioritas penindakan yakni menggunakan ponsel bagi pengendara, pengendara masih di bawah umur, berboncengan lebih dari 1 orang, tidak menggunakan helm SNI, Tidak menggunakan sabuk pengaman, meminum alkohol saat berkendara, dan melawan arus / melebihi batas kecepatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *